Tentang Ruang Gawe

Ruang Gawe

Arsitektur bukan semata desain, tapi sebuah tata atur. Dalam buku Tata Atur karangan Edward T. White, setidaknya ada lima unsur tata atur: mengatur fungsi berdasarkan aktivitas manusia, mengatur ruang berdasarkan fungsi, mengatur geometri berdasarkan ruang, mengatur tautan berdasarkan geometri, latar belakang, dan keadaan lingkungan, serta mengatur pelingkup yang berupa kumpulan rumus dari fungsi, ruang, geometri, dan tautan. Lima tata atur itu adalah sebuah metodologi perancangan yang saling terkait, agar sebuah rancangan arsitektur bisa dialami dengan baik, nyaman, aman, dan tentu indah.

Sementara dalam buku Wastu Citra, Romo Mangun menjelaskan bahwa arsitektur adalah cerminan diri. Rumah sebagai salah satu rancangan arsitektur, adalah cermin diri atau karakter setiap penghuninya. Maka, tata atur tiap rumah hakikatnya berbeda-beda. Indah di timur belum tentu baik di barat, nyaman di utara belum tentu aman di barat.

Ruang Gawe mengajak pemilik rumah mengalami tata atur sehingga menciptakan hunian yang sesuai dengan metodologi perancangan dan berkarakter.

Visi         : Menjadi biro konsultan arsitektur dan interior yang bekerja secara profesional dengan melakukan pendekatan personal.

Misi       : Menciptakan hunian yang sesuai dengan cermin diri berdasarkan metodologi perancangan.

Mengarsitekturkan masyarakat dan memasyarakatkan arsitektur.

Tujuan : Menjadi rekan untuk menciptakan hunian yang sesuai dengan cermin diri berdasarkan metodologi perancangan.